


Kemarin adik saya, Yoga bertanya, “Mbak, tau ga’ Yamaha Fino itu bentuknya kaya’ apa? Di Indonesia dipasarin ga’ sih?”
“Wah, mbak juga kurang tau dek, kaya’nya sih seperti Mio or Nouvo, dipasarin di Thailand sepertinya… coba ntar mbak cari sama om Goggle deh.”
“Iya deh, cariin ya mbak.”
Maka saya mulai searching di om Goggle, dan… inilah sekilas tentang Yamaha Fino yang diambil dari berbagai sumber.


Yamaha Fino dilaunching di Bangkok Sabtu, 17 September lalu. Tepatnya tiga hari menjelang kudeta tak berdarah oleh militer Thailand terhadap pemerintahan perdana menteri Thaksin Sinawatra. Pas dengan momen sejarah, Thai Yamaha Motor yang menyatakan diri sebagai Automatic Leader alias pemimpin skubek otomatis.
Desain Fino menganut konsep retro style yang sebelumnya tidak pernah ada di Thailand dan pasar Asia lain. Meski model ini tidak dianggap ideal untuk Yamaha, tapi punya konsep sama dengan Eropa dan Jepang. Desain Fino mirip Vino yang populer di Jepang sejak 2001 lalu.
Fino punya slogan The Art of Automatic yang bisa dibilang lebih dari sekadar kendaraan biasa. Fino punya nilai seni, trendy, fashionable dan masuk dalam gaya hidup.
Secara struktur, basis Fino diambil dari Yamaha Mio. Hanya bentuk luar yang beda. Lebih atraktif dengan setang dan cover bodi model lama. Bisa dilihat juga pada desain luar-dalam spidometer. Tombol sakelar, handel rem dan spion diberi sentuhan silver cool. Macthing dengan lampu depan oval yang juga silver.




Pokoknya serba oval. Sayap atau tebeng konsep desain oval. Nuansa oval juga bisa dilihat dari desain bodi samping serta depan-belakang. Bahkan sampai detail sein, lampu belakang dan panel semua berbentuk oval.
Fitur baru yang diadopsi Fino adalah menggunakan kunci model Super Key Shutter. Seperti yang sudah diterapkan sebelumnya pada skubek Honda dan Suzuki di Thailand. Sistem ini tidak 100 persen menjamin antimaling. Fitur lain yang dimiliki yaitu ruang bagasi besar meski termasuk skubek mungil. Volume bagasi dikalim bisa angkut 3,8 liter.
Yamaha Fino Bangkok Thailand
Peluncuran Menjelang Kudeta |
|
| MESIN DARI MIO |
Mesin Fino diambil dari Mio. Satu silinder SOHC pendingin udara dengan kapasitas bersih 113,7 cc. Transmisi tetap CVT V-Belt. Kelebihannya mudah dimodifikasi sesuai kemauan pengguna skubek Thailand. Suara CVT tidak berisik dibanding skubek kompetitor lain. Yamaha juga mendesain knalpot bersuara lembut. Kalau dikendarai, Fino paling adem atau paling sunyi.Lebih menarik lagi, karburator menggunakan Keihin NCV24. Konsumsi bensin lebih irit 10% dibanding Mio. Juga pengapian model baru disesuikan dengan bensin lokal. Yamaha mengklaim Fino lebih ramah lingkungan. Tidak berisik dan rendah emisi. |
| DUA PILIHAN KELAS |
| Fino dijual dalam dua kelas. Fino Retro Pop dengan tiga pilihan warna. Yaitu pink, biru langit dan putih. Tipe kedua Fino Retro Premium. Ada empat pilihan warna two-tone, yaitu merah-hitam, biru-hitam, cream-puith dan hitam-puith. Rentang harga sekitar US$ 1.100-1250. Atau sekitar Rp 10-11,5 juta. |
| SPESIFIKASI TEKNIK |
| Mesin |
4-tak SOHC pendingin udara |
| Kapasitas |
113,7 cc |
| Diameter x stroke |
50 x 57,9 mm |
| Rasio kompresi |
8,8 : 1 |
| Starter |
Electric dan kick starter |
| Kapasitas oli |
900 cc |
| Panjang x lebar x tinggi |
1.830 x 705 x 1.050 mm |
| Wheel Base |
1.240 mm |
| Ground clearance |
125 mm |
| Tinggi jok |
745 mm |
| Caster/trail |
26,50/100 mm |
| Kapasitas tangki |
4,1 liter lebih besar dari Mio |
| Rangka |
Steel underbone |
| Ban depan |
70/90-14 |
| Ban belakang |
80/90-14 |
| Berat |
91/95 kg |
http://www.motorplus-online.com/articles.asp?id=9096
Duh, jadi berkhayal, seandainya Nouvo saya bisa berubah seperti ini… *halah, ganti aja si Nouvo dengan Mio…susyah2 amat ya, trus di modif deh, hari gene… apa coba yang ga bisa???*








Baca juga yang ini :
- Honda Scoopy
Like this:
Be the first to like this post.
Komentar Terakhir