Beranda > Baca Aja, CurHat, Renungan > Cerai????

Cerai????

 

Seorang teman bercerita bahwa ia merasa tidak cocok lagi dengan istrinya dan akan segera mengurus perceraian ke pengadilan.

“Astaghfirullah!” saya berseru, “Kenapa? Mengapa?”

Dan ia pun menceritakan secara mendetail hal dan kejadian yang membuat ia melakukan keputusan tersebut.

“Tapi perceraian itu hal yang paling dibenci Allah, dan apakah kamu tidak kasihan dengan anak2?”

“Yah, apa boleh buat, mungkin ini jalan yang terbaik.”

“Terbaik bagi siapa? Bagaimana dengan istri kamu? Kok saya merasa seperti nonton sinetron2 itu ya? Maaf kalau saya banyak bertanya dan berkomentar, tapi apa kamu melupakan janji yang diucapkan pada saat menikah dulu?”

“Sudahlah, saya bercerita ini agar saya merasa sedikit lepas beban saya, bukan untuk dinasehati. Ayo makan lagi, dari dulu kamu kan makannya banyak tapi ga’ pernah gemuk.”

Aahhh….. Saya tidak tahu apakah saya harus bersedih atau bergembira akan hal ini. Jauh dilubuk hati saya masih mencintainya **dengan cara saya sendiri**, tapi saya sudah merelakan dia untuk bersama dengan yang lain, bukan bersama saya.

Situasi seperti ini tidak saya inginkan! Bagi saya, pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral, sekali dalam seumur hidup. Tidak boleh ada rasa bosan dan tidak cocok. Jika rasa bosan dan tidak cocok datang, siramlah dengan cinta dari kedua belah pihak, suami dan istri. Buat apa kita berkomitmen dihadapan Tuhan jika kemudian kita melanggarnya?

Point saya untuknya berkurang jauh. Dulu saya nilai tinggi untuk segalanya. Saya tidak melihat kekurangan2 yang ada padanya. Sekarang? Menurun drastis!

Tapi seperti kata dia, “Kamu tidak bisa men-judge saya seperti ini, karena kamu belum mengalami dan merasakan apa yang saya alami dalam perkawinan tersebut.”

Saya hanya bisa terdiam.

Iklan
  1. regina
    Desember 3, 2007 pukul 1:18 pm

    ceritanya sama benget dg yang gw alami, kenapa ya para lelaki begitu? sebagai istri apa boleh gw berjuang untuk mempertahankan pernikahan, meskipun sang lelaki sudah menjatuhkan talak?bisa dikatakan suami ngotot minta cerai istri juga ngotot mempertahankan? kira2 gimana ya?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: