Beranda > Baca Aja, CurHat, Info, Jobs > Revisi Cuti Bersama 2008

Revisi Cuti Bersama 2008

Ah… hari ini mendapat berita Revisi Cuti Bersama 2008. Sebenernya juga sudah ada kasak kusuk, tapi ternyata baru hari ini kepastiannya.

Jadi cuti bersama tahun ini hanya 5 hari. *Berita ini didapat dari www.kompas.com, www.detik.com, Widhi reporter Ramako FM, dan info dari teman2 lainnya*

Keputusan bersama ini (Keputusan Bersama Menakertrans, Menag & Men PAN RI No.1/men/2008) merupakan keputusan revisi terhadap keputusan bersama sebelumnya . Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufiq Effendi dalam konferensi pers di gedung Departemen Pemberdayaan Aparatur Negara, Jakarta. Selasa, (5/2).

Dalam keputusan sebelumnya cuti bersama ditetapkan delapan hari. Dengan munculnya keputusan bersama yang baru, keputusan yang lama tidak berlaku. Lima hari cuti bersama itu yakni tanggal 11 Januari, 29-30 September, 3 Oktober dan 26 Desember. “Cuti bersama keseluruhan hanya lima hari. Sedangkan cuti bersama tanggal 8 Februari, 2 Mei, 19 Mei dinyatakan tidak berlaku,” kata Taufiq.

Keputusan ini, lanjutnya, diambil dengan  mempertimbangkan situasi nasional dan daerah sebagai dampak ekonomi global serta kondisi alam yang memerlukan kesiapan dan perhatian dari semua pihak, terutama jajaran aparatur negara.

Dia menegaskan, cuti yang diambil dalam setahun tidak boleh lebih dari 12 hari. “Kalau sudah ada yang mengambil atau jatahnya sudah habis, dia tidak boleh mengambil cuti bersama lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Taufiq menegaskan, instansi yang berhubungan dengan pelayanan publik tidak boleh berherti beroperasi pada saat cuti bersama. “Instansi yang menyangkut pelayanan publik, seperti rumah sakit, keamanan, pemadam kebakaran, listrik, pelabuhan, perbankan, dan lain-lain tidak boleh berhenti bekerja. Masing-masing instansi harus mengaturnya,” kata dia.

Taufiq mengatakan keputusan ini hanya mengatur pegawai negeri sipil (PNS), sedangkan untuk swasta diatur oleh masing-masing perusahaan. Bagi PNS yang melanggar peraturan akan dikenakan sanksi. Sanksi terberat berupa pemecatan dengan tidak hormat.

Yah… bagi saya sih hal ini tidak berpengaruh… paling rencana untuk bepergian di re-schedule ulang. Tapi… ini mengesankan Pemerintah tidak serius dalam mengambil keputusan. Jadi inget sindiran Megawati terhadap pemerintah sekarang yang katanya seperti tari poco-poco. Ah.. saya sih hanya rakyat kecil yang hanya bisa nurut aja terhadap peraturan2 tersebut… Tapi.. mbok ya kalo mau mengeluarkan kebijakan atawa keputusan itu dipikirkan secara matang, dipikirkan untung rugi dan efeknya. Ini, last minute trus dirubah aja gitu…. Seperti main-main saja *ngomel dot com*.

Sebagai tambahan, saya sempat bingung juga ketika ada yang bertanya apakah tgl 18 agustus ’08 itu termasuk dalam cuti bersama atau memang libur, atau tidak libur? *ngelirik ke BJ, monic & umro*. Nah, terima kasih atas info dari ibu Retna di salah satu milis bahwa sesuai edaran Menakertrans no. SE. 15/MEN/SJ-HK/I/2008 : Tanggal 18 Agustus 2008 termasuk sebagai hari Libur Nasional tahun 2008 (jadi hari itu libur), bukan sebagai hari cuti bersama.

Iklan
  1. Februari 5, 2008 pukul 10:30 am

    Iya emang cuti bersama terlalu banyak. Memang saya juga ikut cuti, tapi setelah masuk kerja lagi, wahhhhh, kerjaan numpuk! Pengennya cepet selesai malah jadi kelamaan.

    @Jenova
    bener.. kerjaan malah numpuk ya! Mana hak cuti tetap dipotong.. habis kan jadinya 😛

  2. Februari 6, 2008 pukul 3:24 am

    dari dulu, buatku cuti bersama tidak berlaku. Pilihannya masuk terus atau libur terus 🙂

    @Hedwig
    Pasti kamu Bos ya..hehe

  3. Februari 6, 2008 pukul 4:59 am

    Kalau cuti bersama ga pernah ngaruh juga,secara tahun ini banyak banget tanggal merah.Cuti bersama ngabisin duit..kebanyakan liburan

    @dainty
    bener juga. Cuti banyak = jalan-jalan = perlu uang = ……… 🙂

  4. turquoiseaquarian
    Februari 6, 2008 pukul 5:21 am

    Banyak hal memang yang harus diperbaiki dalam birokrasi pemerintahan di negara kita.
    “Keputusan dengan mempertimbangkan situasi nasional dan daerah sebagai dampak ekonomi global serta kondisi alam yang memerlukan kesiapan dan perhatian dari semua pihak, terutama jajaran aparatur negara”, sejauh mana seh dampak cuti bersama terhadap hal2 tersebut, apa kalau cuti bersama terus situasi nasional lebih tenteram, atau ekonomi global jadi baik.. mbok ya kalau pake alasan yang realistis aja, “cuti bersama dibatalkan untuk meningkatkan produktivitas PNS”, itu kan lebih relaistis dan tidak terkesan bombardir.
    “Terus kalau jatah cuti sudah habis, tidak boleh ikut cuti bersama”, ini maksudnya gimana, apa kalau seoran PNS cutinya sudah habis, terus nanti dia masuk pas cuti bersama lebaran, yang nota bene ga ada orang, apa dia bekerja sendiri?
    I dont know, mungkin pikiran saya terlalu awam untuk memahami kebijakan ini..

    @turquoiseaquarian
    orang awam saja bisa mengemukakan pendapat seperti ini, berarti kan kita bisa melihat kinerja pemerintah yang saat ini… Intinya sih kalau mau ambil keputusan, dikaji dulu dan diprioritaskan pada rakyat.. *menurut saya loh*

  5. rozarumaisho
    Februari 6, 2008 pukul 5:44 am

    buat pns juga ngerugiin,cuti 12 hari habis dipotong cuti bersama.giliran mau perlu sudah gak punya cuti, mau izin susah,bolos lebih gak enak lagi. katanya dikasih kesempatan untuk liburan, tapi itukan namanya pengeluaran tambahan.mending cuti bersama diapus seperti dulu,urusan pegawai bolos udah tanggung jawab masing2.kalau gak tau malu ya sering2 bolos lah….

    @rozarumaisho
    saya pegawe swasta juga dipotong kok cutinya roz.. Iya, mending kaya’ dululah, ga usah pake ada istilah cuti bersama *tapi teteup cuti dipotong, ga ngaruh kan*

  6. Februari 6, 2008 pukul 5:51 am

    Bos..kayaknya cuti bersama apa nggak apa bedanya ya…kan sama-sama libur..hihihihi..salam kenal ya bos

    @abiehakim
    ah… si bos..situ bisa aja:D iya sama2 libur juga, cuma kan cutinya dipotong. Salam kenal juga… *kangen batam*

  7. Februari 6, 2008 pukul 6:08 am

    untung saya belum tiket…
    *halah tiket oppoo…?*

    @mybenjeng
    belum beli tiket maksudnya ya..hehe
    emang mo kemana sih? ikut dong:)

  8. Februari 6, 2008 pukul 7:35 am

    Kayaknya langkah merevisi cuti bersama sudah agak tepat, sekalipun keliatan plin-plan. Maksud ane, pemerintah sudah sekudunya kagak terlalu kasih libur lama. Soalnya, bangsa ini dituntut meningkatkan produktifitasnya, bukannya malah asyik berlibur ria.

    Ane sih kagak ngaruh, mau libur atawa kagak. Maklum masih mahasiswa. :mrgreen:

    @Cabe Rawit or mr green
    hidup mahasiswa!! 🙂

  9. lmjaelani
    Februari 6, 2008 pukul 8:58 am

    he he, lelah juga kalau sering libur. bikin tambah males saja

    @lmjaelani
    males masuk lagi ya

  10. weibullgamma
    Februari 6, 2008 pukul 9:44 am

    Mahasiwa kena dampaknya juga lhooo…
    ga kyk sekolah yang klo libur, ga ada penggantinya….
    ga ada libur aja, kuliah pengganti dah lumayan buanyak (dosen sakit, ke luar kota dsb…)
    gimana klo libur buanyak….
    bisa2 kuliah malam lagi kyk dulu2 itu di kampusku…

    @weibullgamma
    tuh kan, bukan pegawe aja yang kena kan… penerus bangsa juga kena…

  11. Februari 6, 2008 pukul 10:26 am

    kagak jadi deh libur 4 hari .. 😦

    @papabonbon
    jangan syedih dong… kan tanggalan merahnya banyak 🙂

  12. cendanabatam
    Februari 6, 2008 pukul 10:26 am

    ganti aja tu, presidennya… masak bikin kebijakan kayak ongol-ongol. Nggak usah takutlah pak pejabat, dengan cacian media. Wong dah terlanjur… masak pas umat islam dan kristen merayain hari besar, ada libur. Tapi giliran umat hindu, budha atau imlek, ada kebijakan kayak gitu… malu ah….

    @cendanabatam
    wah… kalo ganti presiden ga nyelesein masalah deh

  13. Februari 6, 2008 pukul 11:48 am

    pemerintah ga konsisten ya apa ga malu?

    @kubil
    rasa malunya udah ilang kali…

  14. Februari 6, 2008 pukul 2:32 pm

    enak ya libur

    *itu aj*

    @lahapasi
    iya
    *singkatpadattuntas :)*

  15. Februari 6, 2008 pukul 4:04 pm

    cuti bersama ato tidak, P’berdasi juga mbolos kan

    @fahry00
    hayoh… pak berdasi… ngakuuu, mbolos ga? *sambil liat2..mana bapak2 yg pake dasi 🙂

  16. Februari 6, 2008 pukul 4:47 pm

    Aduh, jadwal buat pulkam cuma bs 2hari 1mlm, gak bs malas2an lg…

    @ranywaisya
    wah… senangnya yang bisa pulang kampung… hati2 dijalan ya!

  17. awangbango
    September 9, 2008 pukul 2:29 am

    cuti … cuma tidur doang dirumah bis mau jln2 ga ada duit mending tidur ja ……

  18. gustak
    Desember 23, 2008 pukul 4:47 am

    cuti…bersama ada baik……..
    paling tuk bersih rmh, mau pergi tp tambah anggaran

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: