Beranda > Baca Aja, CurHat, Renungan > Diundang Mantan : Datang atau Tidak?

Diundang Mantan : Datang atau Tidak?

Baru2 ini teman saya bercerita bahwa dia diundang oleh mantannya yang akan menikah. Teman saya bingung, apakah musti datang atau tidak, karena dulu mereka putus baik2, alasannya karena tidak cocok. Tapi teman saya merasa ”kalah” karena kok mantan gue yang married duluan, aturan kan gue duluan, begitu katanya.

Saya balik bertanya, loh, kalo lo putus berantem, trus dia tetep married duluan, lo tetep merasa kalah ga? Apa kalahnya berlipat ganda rasanya?

Teman saya menjawab berapi-api, ya iyalah, masa’ ya iya dong *mulan jamilah mulan jamidong mode on*

Hmm…  saya pernah berada dalam situasi ini beberapa kali. Saya tetap datang, walaupun ada perasaan sedih tapi masih bisa saya tolerir, lha wong dia udah bukan siapa2 kita lagi kok, kita turut mendoakan kebahagiaan mereka, dan semoga cepat menular …amiiiin. Malah mantan saya yang berada di luar pulau menawarkan tiket pesawat gratis agar saya bisa menghadiri perkawinannya, tapi karena saya ga bisa minta ijin kantor (waktu itu baru pindah kerja), ya terpaksa saya ga dateng.

Trus… saya mendengar juga mantan saya yg lain (wahh… kesannya kok banyak ya mantannya:-p) kalo dia udah married, tapi saya ga diundang. Mungkin dia takut saya bakalan ”kenapa2”  atau bisa melakukan ”sesuatu hal” yang tidak diinginkan.Wah… segitu banget sih pemikirannya… padahal dia janji loh akan mengundang saya. Ya sudahlah… gapapa… saya bisa ngerti meskipun pertanyaan ”mengapa” ada di benak saya.

Nah… kalau kamu bagaimana?

Datang atau tidak dengan segala konsekwensinya?

Iklan
  1. edward
    Mei 22, 2008 pukul 3:29 am

    saran, saya kalau mantan mau married, dan mengundang kita mantannya, baiknya kita hadirin, karena undangan mengandung makna bahwa yang di undang adalah orang yang dihargai dan dihormati, namun dari sudut ketenangan jiwa adalah suatu kebahagiaan bagi kita apabila mantan / kita bisa membahagiakan orang lain terlebih mantan kita, sepahit apapun itu pasti ada kenangan manisnya, itulah hidup ada yang lebih dulu dan ada yang menyusul, karena itu sudah siklus alam, telebih alam percintaan antara sesama manusiaaaaaa, oce jangan minder tapi yakinkan diri anda, bahwa anda adalah orang yang tegar, tapi bukan kekar yaaaa da.good luck

  2. hawe69
    Mei 22, 2008 pukul 9:44 am

    gue sakitttt hatiii buanget pas tau mantan gue married tapi gue gak diundang. gue taunya dari temen gue yang lain, dan jadi malu karena temen gue itu bilang “kok loe gak di undang ?”… sampe sekarang gue masih ‘mendendam’ ama tuh mantan..padahal dulu masih berteman baik setelah putus. mungking dia gak ngundang gue karena alasan : dia married ama nemesis abadi gue! jdi dia ambil konklusi sendiri kalo gue gak bakal hadir, jadi ngapain cape2 undang 😉

  3. IK
    Juni 12, 2008 pukul 9:21 am

    Dateng aja, mas… Yg namana gretongan mah g bole dilewatkeun, nolak rejeki pamali atuh, hihihi… Klo g pede dtg ndiri ajak gw ajah, yah..yah… *gubraaakss*

    IK

    @IK
    wakakakakaks….
    bener juga saran IK mas…
    tapi IK musti tanggung jawab kalo udah sampe disana trus si mas tiba2 nangis sesenggukan or marah ga jelas…. *kabuuuuuurrrr*

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: