Beranda > Info, Penyakit > Luka (terpotong, tergores, tertusuk serpihan, memar, terbakar)

Luka (terpotong, tergores, tertusuk serpihan, memar, terbakar)

Kecelakaan yang menimbulkan luka, bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja. Penyebabnya bisa bermacam-macam, dan jenis luka yang ditimbulkan dan perawatannya juga berbeda-beda.

1. Terpotong
Tindakan utama yang harus sesegera mungkin dilakukan adalah menghentikan pendarahan.

Tindakan:
– Segera cari kain bersih atau handuk, tekan sekuat mungkin pada bagian yang luka selama kira-kira 5 menit agar darah berhenti mengalir. Jika luka masih juga berdarah, tekan lagi selama 5 menit. Tindakan ini akan menghentikan pendarahan sekitar 95%. Jika pendarahan masih juga terjadi, segera bawa ke dokter, mungkin luka perlu dijahit. Biarkan kain tetap menutupi luka sampai dokter memeriksa.
– Jika pendarahan telah berhenti, cuci luka menggunakan sabun dan air dingin karena air hangat dapat ‘membuka’ kembali pembuluh darah. Hindari membersihkan luka dengan alkohol atau hydrogen peroxide karena kedua cairan ini akan merusak sel-sel baru yang diperlukan untuk menutup luka.
– Segera tutup luka dengan plester agar terhindar dari kotoran dan kuman yang menyebabkan infeksi.

Kapan harus ke dokter?
– Jika pendarahan tidak berhenti setelah > 10 menit.
– Jika ukuran luka 2,5 cm atau lebih.
– Luka terjadi di wajah (kecuali ukurannya sangat kecil, kurang dari 1 cm).
– Luka di persendian. Gerak sendi akan selalu membuka tulang kembali.
– Luka sangat dalam sehingga daging terlihat. Luka seperti ini dapat merusak jaringan syaraf.
– Jika luka lebar dan ‘menganga’.
– Luka karena gigitan binatang atau orang yg menyebabkan kukit tersobek. Untuk kasus parah, perlu pemberian antibiotik.

2. Tergores
Yang namanya anak-anak, pasti sering terjatuh. Luka goresan akibat jatuh sebenarnya tidak memiliki efek yang berbahaya.

Tindakan:
– Bersihkan luka dengan air hangat.
– Tutup luka dengan plester supaya tidak terinfeksi dan tidak terasa sakit jika tergesek dengan benda lain.
– Ganti plester minimal 2 kali sehari setiap habis mandi.

Kapan harus ke dokter?
Jika luka gores terlihat memerah, bengkak dan bernanah. Jika terjadi hal demikian, ada kemungkinan telah terjadi infeksi atau alergi.

3. Tertusuk Serpihan
Ketika si kecil sedang asyik bermain di halaman, tiba-tiba saja dia menangis karena kakinya sedang tertusuk sesuatu. Ketika diperiksa, ternyata lukanya sangat kecil, nyaris tidak terlihat, dan tidak mengeluarkan darah. Tapi luka itu terasa sakit jika disentuh atau ketika bergesekan dengan lantai saat digunakan untuk berjalan. Hati-hati, luka tertusuk serpihan seperti itu justru mudah terinfeksi karena mungkin masih ada sisa serpihan yang tertinggal dalam luka, yang menimbulkan rasa sakit. Bakteri atau kuman yang mungkin menempel pada serpihan juga dapat menimbulkan infeksi bila tidak segera ditangani.

Tindakan:
– Sesegera mungkin keluarkan sisa kotoran atau serpihan dari luka dengan cara menekan kulit disekitar luka. Gunakan pinset bersih atau yang telah disterilkan dengan alkohol atau air panas untuk mengeluarkan serpihan.
– Bersihkan luka dengan air yang mengalir agar kotoran terbuang.
– Jika sisa serpihan sudah keluar, jaga kebersihannya dengan mencuci luka pagi dan malam. Jika takut luka akan kemasukan bakteri, anda dapat menutupnya dengan plester. Jangan lupa untuk mengganti plester sehari setiap habis mandi.

Kapan harus ke dokter?
– Bila luka tidak sembuh setelah dua hari dan terasa sakit jika disentuh.
– Bila serpihan masih tertinggal atau gagal dikeluarkan.
– Bila luka menjadi bengkak serta kemerahan.
– Bila luka menyebabkan si kecil menjadi demam.

4. Memar
Terbentur atau terantuk benda tumpul dapat mengakibatkan luka memar. Sebenarnya luka kemerahan pada memar merupakan pendarahan yang terjadi dibawah kulit. Memar seringkali tidak langsung tampak melainkan muncul beberapa saat setelah terjadinya benturan.

Tindakan:
– Kompres memar dengan kantung es selama 20 menit, lalu diamkan 20 menit. Ulangi beberapa kali.
– Naikkan bagian tubuh yang memar agar bengkak berkurang. Istirahatkan kaki yang memar di tumpukan bantal.

Kapan harus ke dokter?
– Jika ada efek lanjutan seperti mual, muntah, sakit kepala, atau pola tidur yang berubah.
– Bila memar terjadi di perut atau didaerah kelamin.
– Memar menyebar ke seluruh punggung, dada atau perut. Mungkin terjadi masalah pada pembuluh darah.

5. Terbakar
Luka bakar atau luka akibat terkena benda panas, tersiram air atau minyak panas, perlu ditangani secepat mungkin.

Tindakan:
– Alirkan air keran perlahan di atas luka sampai rasa panas menghilang. Jangan meletakkan es batu atau membubuhkan krim diatas luka.
– Tutup luka dengan kain kasa steril. Gunakan salep luka bakar.

Kapan harus ke dokter?
– Jika kulit yang terkena luka bakar cukup besar cakupannya.
– Jika luka bakar kemudian diikuti oleh demam.

Proses penyembuhan luka
Secara alami, tubuh akan melakukan proses pemulihan diri jika pada salah satu bagian terjadi luka yang menyebabkan rusaknya jaringan kulit. Bila luka tidak terlalu besar atau tidak dijahit, maka dalam hitungan hari, luka akan menutup dengan sendirinya karena akan tumbuh sel-sel baru yang membentuk jaringan kulit untuk mengganti jaringan kulit yang rusak akibat luka.
Sangat penting untuk menjaga agar luka tetap kering dan tidak basah untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan sel-sel kulit. Untuk luka yang berukuran kecil/sedang dan tidak dalam, dapat menggunakan plester siap pakai. Untuk luka ukuran besar dan dalam, setelah dijahit, gunakan bantalan luka non woven dan plester rol.
Hindari menutup permukaan luka dengan menggunakan kapas karena kapas dapat melekat pada luka sehingga menyebabkan jaringan kulit muda yang akan terbentuk lengket ketika kapas diangkat.

Tips:
> Untuk menghentikan pendarahan, pilih kain atau handuk yang berwarna gelap. Warna darah yang merembes di kain bisa membuat anda panik, dan juga membuat anak-anak ketakutan.
> Agar pendarahan berhenti dengan cepat, bungkus es batu dalam kain, lalu tekan di atas luka. Suhu dingin akan mempercepat tertutupnya pembuluh darah dan mengurangi rasa sakit.

Sumber: majalah Good Housekeeping Indonesia

Iklan
  1. epen
    November 6, 2012 pukul 2:48 am

    untuk menghilangkan bekas luka dapat menggunakan dermatix, sudah teruji dan terbukti.. info lengkapnya dapat dilihat di http://dermatix.co.id

    @epen:
    thx infonya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: