Arsip

Posts Tagged ‘Indonesia Malaysia’

Cuplikan percakapan kapten Kapal Malaysia vs Indonesia

Juni 18, 2009 5 komentar

Cuplikan percakapan radio antara kapal perang Kerajaan Malaysia dan
otoritas Indonesia di perairan Ambalat pada suatu malam di bulan Mei 2009
dalam situasi cuaca yang sangat buruk dan berkabut.

INDONESIA: “Harap belokkan kapal Anda 15 derajat ke utara untuk menghindari
tabrakan.”

MALAYSIA : “Lebih baik Anda yang membelok! krn kami berada di wilayah
perairan kami..”

INDONESIA: “Kami juga berada di wilayah kedaulatan kami,Anda yang harus
membelok untuk menghindari tabrakan fatal !!”

MALAYSIA : “Saya Laksamana Muda Tengku Datuk Mahmod sofyan Komandan Gugus
Timur Tentara Laut Diraja Malaysia.. Saya bilang belokkan kapal
Anda!!!!sekarang! !!”

INDONESIA: “Negative!!! . Saya Mayor (Mar) Yophie Purba,Komandan Penjaga
Perbatasan kepulauan Ambalat dari Korps Marinir TNI AL Republik
Indonesia,saya katakan sekali lagi, belokkan kapal Anda!!! untuk
menghindari tabrakan yang konyol !!!”

MALAYSIA : “Ini adalah Kapal DestroyerTentara Laut Diraja Malaysia, kapal
kedua terbesar dari Armada Utama kami. Kami dilengkapi tiga destroyer
missil, tiga rudal berhulu ledak nuklir,1 lusin canon dan 2 unit
hellicopter tempur. Saya MINTA Anda belok 15 derajat ke selatan. Sekali
lagi saya ulangi: 15 derajat ke selatan, SEKARANG!!atau sebuah tindakan
akan kami lakukan untuk mengamankan kapal Anda!!!”

INDONESIA: “Dasar Malaysia goblok!!!!! Ini mercusuar tauuu!!! Sotoy banget
sihh ..!!!!”

(dari milis tetangga)

**hehehe…
saya juga pernah baca ini di IndoForum tapi yang versi Amerika VS Rusia

Iklan

Reog Ponorogo warisan budaya Malaysia???!!!

November 23, 2007 45 komentar

Reog Malaysia Asli Buatan Indonesia

Bupati Ponorogo, Muhadi Suyono menunjukkan gambar tarian Barongan saat konferensi pers di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (22/11). Kementrian Kebudayaan dan Kesenian Malaysia melalui situs resminya mengklaim bahwa seni tari Barongan yang tak lain adalah Reog Ponorogo sebagai warisan budaya Malaysia. (Foto ANTARA/Arief Priyono/kim)


Ponorogo (ANTARA News) – Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Pemkab Ponorogo, Jawa Timur menyatakan gambar reog yang ditampilkan di website Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia adalah asli buatan perajin reog asli Ponorogo.
Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya, Pemkab Ponorogo, Gunardi, Kamis, di Ponorogo, mengatakan gambar reog Malaysia di website Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia dengan alamat http://www.heritage.gov.my/ >> Kesenian >> Tarian >> Tarian Tradisional Melayu >> Tarian Barongan itu terdapat banyak kemiripan dengan reog Ponorogo.“Setelah saya telusuri ternyata gambar reog di website itu adalah asli buatan Pak Molok, perajin reog di Ponorogo,” katanya saat ditemui di Pemkab Magetan.

Menurut dia, dadak merak reog yang dibuat Molok berukuran panjang 2,25 meter, lebar 2,30 meter, dan beratnya hampir 50 kilogram, sedangkan yang membedakan antara reog buatan Molok dengan perajin reog lainya terletak pada kekhasan saat membuat dadak merak dengan motif dan ukiran khusus.

“Tapi jelasnya, yang lebih mengetahui kalau reog itu buatan Pak Molok ya para perajin reog itu sendiri,” katanya.

Selain itu, kata dia, para perajin reog juga pernah mengaku pernah mengirim dua unit reog ke pelanggannya yang ada di Malaysia beberapa tahun lalu.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa Pemerintahan Malaysia mempunyai program melindungi seni budaya baik yang berasal dari Malaysia maupun luar negaranya yang saat ini berkembang di Malaysia.

Adapun seni budaya yang dilindungi Pemerintahan Malaysia saat ini meliputi tarian tradisional Melayu, China, India, Sikh, etnis Sabah, dan etnis Serawak.

“Seni tari reog asal Ponorogo masuk dalam kategori seni tari Melayu yang juga dilindungi,” katanya.

Menurut Gunardi, saat ini yang dipermasalahkan banyak orang yakni adanya gambar reog yang bertuliskan Malaysia. Selain itu, banyak cerita yang ditampilkan dalam tarian garongan mirip dengan cerita yang ada di tarian reog Ponorogo.(*) (sumber : http://www.antara.co.id)

Rame2 Indonesia Vs Malaysia versi Prangko

November 15, 2007 15 komentar

Akhir akhir ini rame-rame pemberitaan Malaysia menyadur lagu Rasa
Sayange miliknya bangsa Indonesia (wong Maluku) sebagai ikon lagu
pariwisata mereka, yang akhirnya sudah diakui bahwa itu punya Indonesia, lalu beberapa lagu daerah Minang lainnya dijiplak
bahkan diakui sebagai lagu asli Malaysia. Terakhir hak cipta Angklung
dan Batik juga dipertanyakan. Nah, kali ini ada lagi temuan prangko
cerita rakyat yang diterbitkan Pos Malaysia bulan Juli 2007 lalu
memakai desain dengan tema legenda si Kancil dan Buaya dan cerita
Bawang Putih Bawang Merah. Siapapun tahu kalau kedua cerita merupakan
hikayat dari tanah air. Buat para milis ada yang mau ikutan protes
atau mau ikut-ikutan bikin petisi /demo ke Kedutaan Malaysia ???
terserah…. …
Gambar :


%d blogger menyukai ini: